Mengenal Jenis Penyambungan dan Kelas Pipa SNI

  • Whatsapp
Pipa SNI

Pipa SNI adalah jenis pipa uPVC (Unplastized Polyvinyl Chloride) yang sudah dibuat berdasar SNI (Standar Nasional Indonesia). Pipa ini digunakan untuk mengalirkan air bersih untuk beragam kebutuhan, baik rumah tangga maupun industri. Kelebihan dari pipa SNI sendiri yaitu tidak mudah pecah dan bocor, juga tahan terhadap paparan bahan kimia. Hal ini karena bahan dari pipa jenis ini yaitu dari PVC murni.

Selain kelebihan tersebut, pipa ini juga memiliki ciri khusus, seperti; terlihat mengkilap pada bagian permukaan, halus juga ringan. Pipa SNI sendiri memiliki beragam ukuran dengan harga yang juga bervariasi.

Proses Penyambungan Pipa

Umumnya, pipa ini sudah diproduksi dengan sambungannya secara lengkap. Adapun jenis sambungan pipanya terdiri dari 2 jenis, yaitu;

Pipa SNI dengan sambungan RRJ

Untuk sambungan yang pertama yaitu dengan RRJ atau rubber ring joint. Penyambungan jenis ini tidak memerlukan lem PVC. Sambungan yang seperti ini biasanya diaplikasikan pada pipa dengan ukuran besar, biasanya yang berukuran di atas 63mm.

Penggunaan lem PVC pada pipa yang berukuran sangat tidak efektif sehingga digunakanlah metode sambungan RRJ. Untuk menyambung 2-3 batang pipa biasanya dibutuhkan 1 botol lem PVC ini. Pipa dengan sambungan jenis ini akan lebih fleksibel dan anti bocor.

Pipa SNI dengan sambungan SCJ

Jenis sambungan SCJ atau Solvent Cement Joint adalah sambungan pada pipa yang menggunakan lem PVC. Jika sambungan RRJ biasanya diaplikasikan pada pipa berukuran besar, sebaliknya sambungan SCJ biasanya digunakan pada pipa berukuran kecil. Ukurannya biasanya 63 mm ke bawah.

Kelas Pipa SNI

Kelas pipa SNI ini dibedakan berdasar pada tekanannya, berikut penjelasannya;

–        Kelas S-8 merupakan kelas pipa dengan batas tekanan 16 bar

–        Kelas S-10 merupakan pipa dengan batas tekanan 12,5 bar

–        Kelas S-12,5 merupakan pipa dengan batas tekanan 10 bar

–        Kelas S-16 merupakan pipa dengan batas tekanan 8 bar

Selain beberapa kelas pipa yang sudah disebutkan, ada lagi kelas pipa yaitu S-6,3. Kelas pipa ini hampir tidak pernah digunakan karena alasan teknis, misal; produksi rumit dan terlalu tebal sehingga untuk mengalirkan air menjadi tidak efektif. Alasan lainnya mengapa pipa untuk kelas ini hampir tidak pernah digunakan karena harganya mahal, bahkan lebih mahal dari pipa besi yang memiliki tekanan yang sama.

Itulah beberapa hal yang bisa anda ketahui terkait pipa SNI. Jika anda tertarik untuk mengetahui lebih banyak tentang jenis pipa ini bisa dengan membuka website Rucika pipa. Di website tersebut, anda akan banyak mendapatkan informasi terkait perpipaan.

Tidak hanya itu, anda juga bisa melakukan pemesanan melalui website ini atau melalui kontak yang sudah tersedia di website Rucika. Pipa SNI Rucika adalah salah satu yang terpercaya dengan beragam ukuran yang tersedia.

Related posts